Ekstrakurikuler 2018/2019

Ekstrakurikuler adalah kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik sekolah, umumnya di luar jam belajar kurikulum standar. Kegiatan-kegiatan ini ada pada setiap jenjang pendidikan dari sekolah dasar sampai universitas. Kegiatan ekstrakurikuler ditujukan agar siswa dapat mengembangkan kepribadian, bakat, dan kemampuannya di berbagai bidang di luar bidang akademik. Kegiatan ini diadakan secara swadaya dari pihak sekolah maupun siswa-siswi itu sendiri untuk merintis kegiatan di luar jam pelajaran sekolah.

Kegiatan dari ekstrakurikuler ini sendiri dapat berbentuk kegiatan pada seni, olahraga, pengembangan kepribadian, dan kegiatan lain yang bertujuan positif untuk kemajuan dari siswa-siswi itu sendiri.

Selain beberapa manfaat di atas, ada manfaat lain kegiatan luar sekolah atau ekstrakurikuler pada anak. Di antaranya adalah :

1. Anak akan belajar cara mengatur waktu

Dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler anak akan memiliki banyak kegiatan yang menuntut mereka memiliki kemampuan untuk mengatur waktu dengan baik. Ajarkan juga pada anak pentingnya prioritas. Jika terbiasa memiliki banyak kegiatan dan mampu melakukan manajemen waktu yang baik, saat dewasa anak akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berkomitmen, dan bertanggung jawab.

2. Anak akan lebih percaya diri

Salah satu tujuan kegiatan ekstrakurikuler adalah untuk mengembangkan potensi dan bakat anak pada satu atau beberapa bidang. Jika anak mampu mengembangkan potensinya dengan baik, secara tidak langsung mereka juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri yang sebelumnya tidak dimiliki.

Keahlian dan keterampilan dalam sebuah bidang akan membuat anak merasa mereka istimewa. Perasaan inilah yang membuat rasa percaya diri mereka muncul sehingga kelak anak bisa menjadi pribadi yang tangguh dan tidak takut untuk menunjukkan siapa diri mereka sebenarnya.

3. Anak akan memiliki kemampuan sosial yang baik

Menurut Jenny Edmons di bukunya yang berjudul Murdoch University School of Psychology, kegiatan ekstrakurikuler dapat melatih kemampuan anak untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan sekitarnya.

Seperti yang kita tahu, kegiatan ekstrakurikuler biasanya diikuti oleh beberapa siswa dengan latar belakang bakat dan minat yang sama meskipun sekolah atau kelas mereka berbeda. Karena bertemu dengan orang-orang baru inilah, secara otomatis anak akan mengembangkan kemampuan mereka untuk bersosialisasi dan berinteraksi.

4. Anak dapat menyalurkan energi dan kreativitasnya

Apakah Anda memiliki anak yang terlalu aktif dan lincah? Jika iya, salurkan kelebihan mereka melalui kegiatan ekstrakurikuler yang diminati. Salah satu manfaat kegiatan luar sekolah adalah untuk menyalurkan bakat dan minat anak termasuk di dalamnya energi dan kreativitas yang dimiliki.

Jadi meskipun memiliki anak yang aktif, mereka tidak akan tumbuh menjadi pribadi yang bandel karena kita telah menyalurkan kelebihan energi tersebut pada kegiatan yang positif.

5. Anak akan terhindar dari risiko stres

etika seseorang harus melakukan banyak kegiatan di antara serangkaian rutinitas yang harus dijalani setiap hari, kemungkinan untuk cepat bosan dan menderita stres akan semakin meningkat. Hal ini juga berlaku pada anak-anak. Kegiatan sekolah dan tugas rumah yang padat bisa membuat mereka terkena stres dan depresi.

Agar hal ini tidak terjadi, selingi kegiatan-kegiatan wajib tersebut dengan kegiatan ekstrakurikuler yang mereka minati. Melakukan hal yang disukai akan membantu anak melewati hari-hari mereka yang padat dengan hati senang. Karena kegiatan ekstrakurikuler bisa menjadi terapi sekaligus kesempatan untuk bersantai dari rutinitas yang membosankan.

Ekstrakurikuler SMAN 1 Pengasih pada Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 26 macam.